Sering kita dengar kata-kata munafik ditelinga sehari-hari….waduuh mendengarnya saja sudah tidak menyenangkan hati..apalagi terucap di kata….
Apakah kita termasuk orang yang munafik? Tentu saja kita pasti menggelengkan kepala…dan dihati pun berdoa..duuh janganlah kita termasuk dalam golongan orang-orang munafik…
Diriwayatkan dari Abû Hurairah ra: Nabi Muhammad Saw. pernah bersabda, “Ada 3 ciri orang munafik, yaitu:
1. Bila berkata, ia berdusta.
2. Bila berjanji, ia selalu ingkar.
3. Bila diberi amanat, ia berkhianat.”
Untuk disebut sebagai orang munafik sejati sepertinya harus memenuhi semua ketiga persyaratan di atas yaitu pembohong, penghianat dan pengingkar janji. Jika baru sebatas satu atau dua ciri saja mungkin belum menjadi munafik tapi baru camuna / calon munafik.
1. Berbohong
Sikap suka berbohong bukan saja menimbulkan kemarahan orang yang mendengarnya, malah menimbulkan implikasi buruk kepada si pembohong itu sendiri.
Tabiat suka berbohong termasuk dalam kategori dosa-dosa besar setelah syirik (menyekutukan Allah) dan durhaka terhadap kedua orang tua. Ini ditegaskan dalam sabda Rasulullah s.a.w. bermaksud: “Maukah kamu aku tunjukkan perihal dosa-dosa besar? Kami menjawab: Ya, tentu mau wahai Rasulullah. Rasulullah menjelaskan: Menyekutukan Allah, durhaka kepada kedua orang tua. Oh ya, (ada lagi) Iaitu perkataan dusta.” (Riwayat Muttafaq Alaih)
Nabi Muhammad s.a.w. memberi amaran dalam dua buah hadith yaitu : “Seseorang hamba yang membicarakan sesuatu yang belum jelas baginya (hakikat dan akibatnya) akan dilempar ke neraka sejauh antara timur dan barat.” (Riwayat Muslim)
“Seseorang yang sudah cukup disebut pendusta (pembohong) jika ia berbicara hanya atas dasar setiap apa yang ia dengar.” (Riwayat Muslim)
2. Ingkar Janji
Allah SWT telah memerintahkan kepada setiap muslim untuk melaksanakan janji-janji yang pernah diucapkan.
Dan tepatilah perjanjian dengan Allah apabila kamu berjanji dan janganlah kamu membatalkan sumpah-sumpah itu, sesudah meneguhkannya, sedang kamu telah menjadikan Allah sebagai saksimu . Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang kamu perbuat.(QS. An-Nahl : 91)
Dan janganlah kamu jadikan sumpah-sumpahmu sebagai alat penipu di antaramu, yang menyebabkan tergelincir kaki sesudah kokoh tegaknya, dan kamu rasakan kemelaratan karena kamu menghalangi dari jalan Allah; dan bagimu azab yang besar.(An-Nal : 94)
3. Berhianat
Khianat mungkin yang paling berat kelasnya dibandingkan dengan sifat tukang bohong dan tukang ingkar janji. Khianat hukumannya bisa dijauhi atau dikucilkan serta tidak akan mendapatkan kepercayaan orang lagi bahkan bisa dihukum penjara dan denda secara pidana.
Jadi apakah anda munafik atau calon muna? Jika ya sebaiknya anda lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan bertobat agar tidak dihukum dengan api neraka kelak di akhirat.